Bahaya Kurang Tidur


Banyak alasan yg menyebabkan hak tubuh tidak terpenuhi oleh hal lain yg tidak bisa diabaikan. Ternyata mempunyai dampak negatif bagi tubuh itu sendiri. Dampak negatif ini bukan hanya jumlah waktu yang kurang 7-9 jam bagi sebagian orang, tapi kualitas tidur juga mempengaruhinya.

Berikut merupakan dampak buruk kurangnya hak tubuh untuk istirahat :

1. Nafsu makan meningkat
Hormon yg mengatur nafsu makan bisa lenyap gara-gara kurang tidur, akibatnya nafsu untuk menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat. Jika selama 2 malam tidur tidak berkulitas, ini bisa memicu rasa lapar yang berlebihan. Kondisi ini terjadi karena merangsang hormon ghrelin sebagai penambah nafsu makan, dan mengurangi hormon leptin penekan nafsu makan. Jika kondisi ini dibiarkan, akan menyebabkan penambahan berat badan.

2. Kelihatan lebih tua
Mereka yang kurang tidur biasanya memiliki kulit yang pucat dan wajah lelah. Lebih buruk lagi, peningkatan kadar kortisol dapat memperlambat produksi kolagen yg memicu terjadinya keriput lebih cepat, kata Jyotsna Sahni, MD, ahli masalah tidur di Canyon Ranch, Tucson.

3. Memicu rasa gelisah
Orang yang memiliki kualitas tidur buruk akan dihantui rasa gelisah setiap malam yg berakibat reaksi tubuh menurun. Yang lebih kronis lagi, perasaaan bahagia akan sirna bagi mereka yang kurang tidur. Pasalnya, tidur dan suasana hati diatur oleh zat kimia otak yang sama, kata Joyce Walsleben, PhD. Hal ini dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi, tapi mungkin hanya bagi mereka yang sudah rentan terhadap penyakit.

4. Stres meningkat
Studi yang dilakukan Universitas Chicago menemukan, bahwa tidur kurang dari 7 jam bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Bahkan pada sore dan malam hari dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan glukosa darah sehingga bisa memicu terjadinya hipertensi, penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

5. Antibodi menjadi lemah
Berdasarkan studi JAMA, mereka yang tidur kurang dari 7 jam per malam bisa 3 kali lebih rentan mengalami rasa dingin. Penelitian lain menemukan, pada pria yang kurang tidur akan mengalami kegagalan untuk menjaga respon imun atau kekebalan tubuh secara normal setelah menerima suntikan flu. Mereka yang kurang tidur, antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi ini sangat berbahaya.

6. Berbagai rasa sakit bisa timbul
Tidaklah mengherankan, sakit kronis seperti masalah punggung atau arthritis bisa saja terjadi bila melakukan aktivitas tidur yang buruk. Dalam sebuah studi dari John Hopkins Behavioral Sleep Medicine Program, direktur Michael Smith, PhD, membangunkan orang dewasa muda yang sehat selama 20 menit setiap jam selama 8 jam selama 3 hari berturut-turut. Hasil'a, mereka memiliki toleransi sakit yang lebih rendah, dan mudah mengalami nyeri.

7. Rentan terserang diabetes
Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh. Jika proses pengolahan'a terganggu bisa menyebabkan efek buruk. Dalam penelitian yang dilakukan Universitas Chicago, yg meneliti sejumlah orang selama 6 hari, mendapatkan kondisi ini bisa mengembangkan resistansi terhadap insulin, yakni hormon yang membantu mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel. Mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam dalam penelitian 6 hari ini menemukan, terjadi proses metabolisme gula yang tidak semestinya. Akibatnya bisa menyebabkan timbulnya diabetes.

8. Risiko kanker lebih tinggi
Olahraga membantu mencegah kanker, tetapi terlalu sedikit memejamkan mata dapat merusak efek pelindungnya. Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health meneliti hampir 6.000 wanita selama sekitar satu dekade dan menemukan bahwa penggemar olahraga yang tidur 7 jam atau lebih sedikit per malam memiliki kesempatan lebih besar 50% mengidap kanker daripada mereka yang rutin melakukan senam dan memiliki kualitas tidur yang baik.

Pasalnya, kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal dan dikaitkan dengan risiko kanker, dan bisa ‘menghapus’ manfaat latihan.

SARAN
Guna mendapatkan kualitas tidur yg baik, berikut ini akn saya paparkan beberapa saran yg mungkin bermanfaat apabila diterapkan. Diantaranya adalah :

a. Waktu tidur
Untuk waktu tidur ini berbeda-beda sesuai dengan usia, jenis pekerjaan dan temperamen setiap individu. Bayi dan anak-anak memerlukan tidur lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Pada orang-orang yang sudah berumur sebenarnya lebih memerlukan istirahat daripada tidur yang sebenarnya. Selama berbaring mereka lebih banyak menggunakan waktu untuk mengubah-ubah posisi berbaringnya saja. Orang yang bekerja dengan menggunakan otak/pikirannya memerlukan lebih banyak tidur dibandingkan dengan orang yang bekerja dengan fisiknya. Sebagai suatu ukuran, orang dewasa yang sehat dan banyak bekerja dengan otak/pikiran seyogianya tidur selama tujuh jam. Malam hari adalah waktu terbaik untuk tidur. Hal ini bukanlah masalah kebiasaan saja bahwa orang-orang yang bekerja pada siang hari akan tidur pada malam hari, namun secara alamiah terlihat bahwa siang hari lebih cocok untuk bekerja dan waktu malam digunakan untuk beristirahat/tidur.

Tidur mempengaruhi metabolisme tubuh dan merangsang daya asimilasi. Itulah sebabnya jika tidur berlama-lama malah tidak sehat, karena tubuh kita menyerap/mengasimilasi limbah dan uap-uap kotor lagi, sehingga jika kita tidur kelamaan maka akibatnya kita bukan menjadi segar bersemangat tetapi malah loyo. Disarankan untuk menata selang-selang (periode) aktivitas dan istirahat menjadi lebih pendek. Contoh yang terbaik adalah apa yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW, beliau biasanya pergi tidur tidak terlalu malam kemudian bangun beberapa saat setelah lewat tengah malam untuk melakukan salat tahajud, besoknya beberapa saat menjelang tengah hari beliau tidur sejenak.

b. Posisi tidur
Tidur berbaring dengan posisi telentang adalah kurang sehat, karena menekan atau menyesakkan tulang punggung, bahkan kadangkala bisa menyebabkan kita ingin ke toilet/WC, juga tidur tengkurap atau menelungkup tidak praktis untuk pernapasan. Banyak tidur pada sisi kiri badan (menghadap ke kiri) bisa mengganggu kesehatan kita, karena menghimpit jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan mengurangi pasokan darah ke otak. Jika ini terjadi kita akan mengalami mimpi-mimpi sedih memilukan, mimpi buruk/seram (nightmares), bahkan berjalan dalam keadaan tidur (somnabulisme). Posisi tidur terbaik menurut sains adalah pada sisi kanan tubuh (menghadap ke kanan). Fakta ini telah diuji melalui riset medis modern yang panjang untuk membuktikan kebenaran ajaran Islam yang berkualitas wahyu, sebagaimana Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan kepada para pengikut beliau untuk tidur berbaring pada sisi badan bagian kanan. Dalam posisi tidur diusahakan agar kepala menghadap ke Utara dan kaki mengarah ke Selatan, sehingga tubuh tidak menolak arus/medan magnet konstan mengaliri sekujur tubuh dari kutub magnetik Utara menuju ke Selatan dan 'terhubung' lancar ke sistem syaraf kita.

c. Tambahan
Perlu diketahui dan diingat sehubungan dengan fenomena tidur ini, yaitu jika terdapat suatu keinginan, niat, ide di dalam pikiran kita sebelum tidur, maka hal-hal tersebut secara laten mengendap di dalam alam bawah sadar kita sepanjang malam dan tanpa disadari akan mempengaruhi pikiran dan tindakan kita. Sebagai contoh, jika seorang anak kecil tertidur dalam keadaan menangis, maka pada umumnya saat anak itu bangun dia akan menangis lagi. Selanjutnya, jika seorang bayi jatuh tertidur ketika sedang menyedot susu, ia juga akan membuat gerakan yang serupa ketika terbangun. Oleh sebab itu, kita dianjurkan mengarahkan perhatian kita sebelum tidur pada hal-hal yang berhubungan dengan moral dan spiritual.

Untuk Islam sendiri, Rasulullah Muhammad Saw menyuruh kaum Muslim untuk membaca dan merenungkan ayat-ayat Alquran, yaitu ayat kursi dan tiga surat terakhir dari Alquran sebelum tidur. Ayat-ayat tersebut TIDAK untuk diucapkan seperti jampi-jampi atau mantera. Sebagaimana diketahui, ayat-ayat tersebut banyak berbicara mengenai keagungan dan keindahan sifat-sifat Tuhan, dan hal ini akan memberikan kesan yang dalam serta kuat di alam pikiran kita. Merenungkan sifat-sifat ketuhanan tersebut akan membersihkan dan meninggikan rohani serta mendapat perlindungan Allah Swt terhadap segala godaan setan dan hal-hal yang merugikan. Praktik seperti ini jika kita laksanakan dengan baik akan menjadi sumber yang besar bagi kekuatan moral.

Tidak dianjurkan juga langsung tidur setelah makan malam. Ada pepatah lama mengatakan: "Berjalanlah sejauh 1 mil setelah makan malam, raihlah kebaikan untuk selamanya". Dalam agama Islam juga menganjurkan kita agar secara khusus menjalankan shalat Isya berjamaah di masjid. Perintah ini baik bagi jiwa maupun raga.

Jika sulit untuk memejamkan mata, berikut ini bisa dilakukan untuk menanggulanginya :

- Mandi air hangat.
"Mandi air hangat sebelum tidur dapat membantu tidur," ungkap Paul Martin, penulis buku baru Counting Sleep.

- Tetap pada waktu tidur yang sama.
Para ahli tidur yakin pergi ke tempat tidur dan bangun pada waktu yang sama secara teratur adalah penting bagi tidur sehat.

- Minum susu hangat sebelum tidur.
Minum susu hangat dapat mendorong kantuk karena susu mengandung unsur pendorong kantuk. Hindari minum terlalu banyak alkohol.

- Membeli tempat tidur baru.
Jika tempat tidur kita susah lebih dari 10 tahun, pertimbangkan untuk menggantinya. Struktur tempat tidur akan memburuk sampai 70 persen yang menyebabkan gangguan tidur dan kemungkinan merusak tulang belakang.

- Hubungan seks.
Jika Anda stres, khawatir, atau hanya tidak bisa tidur, lakukan hubungan seks. Ada bukti ilmiah yang kuat, orgasme mendorong mengeluarkan endorphins, suatu kimia yang dikeluarkan otak yang bertindak sebagai painkiller efektif.

- Cobalah membaca novel.
Atau bacaan lain yang disenangi. Namun jangan membaca buku-buku bermateri rumit, karena akan terus memikirkannya.

- Menulis tugas-tugas besok hari.
Dibanding menghabiskan malam hari dgn mengkhwatirkan tugas besok hari, sebaiknya menulis daftar tugas dalam pikiran, sehingga otak mampu untuk istirahat di malam hari. Ini mencegah otak aktif dan menghentikan kekhwatiran sepanjang malam.

- Hindari makan sebelum tidur.
Makan di larut malam dapat merangsang pencernaan, membuat kita terjaga sepanjang malam. Menutut Paul Martin pencernaan dapat meningkatkan temperatur tubuh dan membuat tubuh dan otak bekerja.

- Tidur di ruangan gelap dan tenang.
Untuk menjamin tidur malam yang panjang dan tidak terganggu, cobalah tidur di tempat gelap atau dengan lampu yang tidak terlalu terang karena hormon tidur akan dikeluarkan otak selama berjam-jam di kegelapan sekalipun kita tengah terjaga.

sumber : google, nit-notes.blogspot.com

1 comments:

  1. nice...........................................

    BalasHapus