Keajaiban Musik Bagi Kehidupan Manusia



Seolah tak pernah kehabisan amunisi musik selalu mempunyai cara untuk menciptakan sebuah keajaiban, dalam sejarahnya musik di kenal sejak kehadiran manusia modern atau homo sapiens yakni 180 ribu tahun silam.

Pada masa itu manusia terinspirasi musik dari kicauan burung, sejak itu pula manusia mulai menciptakan himne dan syair yang di padu dengan kayu dan bebatuan sebagai alat musiknya.Memasuki peradaban yang lebih maju musik beralih fungsi menjadi terapi kesehatan atau idealis bagi seseorang.

Berikut ini keajaiban musik bagi kehidupan manusia:

- Sebagai terapi cidera otak

Beruntung bagi anda yang menyukai musik pop, seorang ahli berhasil menguji khasiat musik pop untuk mereka yang mengalami cidera otak atau orang sehat yang mengalami demensia. Demensia adalah penurunan fungsional otak, dalam hal ini pikun atau cepat lupa juga masuk dalam gejala demensia.

Temuan ini juga menyebutkan bahwasanya musik merupakan imun yang efektif untuk membangkitkan kenangan dalam diri seseorang, serta bermanfaat dalam rehabilitasi pasien yang menderita amnesia, walaupun tidak dapat mengembalikan ingatan dan persepsi secara utuh. Untuk itu bagi anda yang memiliki teman, kerabat serat keluarga yang mengalami cidera otak, ada baiknya mencoba terapi alami dengan mendengarkan musik pop.

- Meningkatkan IQ dan kekebalan tubuh

Berdasarkan sebuah penelitian di amerika, anak anak yang berusia di antara 4 hingga 11 tahun yang mendapatkan pelatihan musik selama 1 bulan, memberikan efek luar biasa. Kemampuan untuk memahami kata, menjelaskan makna serta IQ lisan anak- anak tersebut meningkat sangat pesat.

- Menurunkan tekanan darah tinggi

Penelitian yang di lakukan di amerika itu juga menyebutkan, bahwa dengan mendengarkan musik klasik selama 30 menit setiap harinya bisa menurunkan secara signifikan tekanan darah tinggi anda. Jenis musik tertentu mempunyai khasiat yang berbeda pula, dengan mendengarkan musik dapat meningkatkan hormon- hormon imunitas tubuh dan mengurangi hormon yang berkaitan dengan stress yaitu kortisol. Bilamana hormon kortisol meningkat, maka kekebalan tubuh anda akan menurun.

- Program diet alami

Bagi anda yang ingin menurunkan berat badan, mendengarkan musik saat sedang menikmati hidangan juga dapat mengurangi hawa nafsu anda agar tidak makan secara berlebihan.

- Mengembangkan motorik bayi

Alunan musik klasik juga mampu mengembangkan motorik pada bayi. Dengan mendengarkan musik klasik seorang bayi mampu mengontrol sisi emosionalnya.

- Menunjukan karakter

Keajaiban selanjutnya adalah musik dapat menunjukan karakter seseorang, ada beberapa kepribadian yang nampak jelas jika seseorang di kelompokan berdasarkan musik yang di sukainya. yaitu di antaranya:
- musik klasik, kelompok ini lebih di anggap tua oleh kalangan muda mudi, karakter pecinta musik klasik cenderung lebih terbuka kepada pengalaman baru, kreatif dan dapat menerima masukan atau pendapat dari orang lain.
- Musik Punk, pecinta musik punk bisa di kenali dari prilakunya, mereka lebih cenderung menunjukan sikap- sikap agresive, spontanitas dan kurang dapat mengendalikan diri.
- Musik pop, kelompok pecinta musik ini tidak banyak bertingkah dan selalu bersyukur dengan apa yang di dapatkan. Biasanya mereka tergolong konservatif dan menyukai apa yang sudah ada dan tidak tertarik mengeksplore sesuatu lebih jauh lagi.
- Musik kontemporer, kepribadian pecinta musik ini cenderung lebih tenang dan tidak tergesa gesa. Lantunan musiknya bisa membawa jiwa anda ke tingkat ketenangan, rileks namun tidak santai, biasanya juga penikmat musik melow memiliki sisi romantis yang tinggi.

Mewakili ekspresi

Keajaiban musik yang terakhir tentunya bisa membuat kita lebih sehat dan jauh lebih bahagia. Karena musik sangat mewakili suasana hati kita, apakah sedang galau, bahagia atau sedang berduka.

Itulah tadi keajaiban musi bagi kehidupan manusia, bukan hanya sekedar pelengkap, musik juga mampu memberikan warna lain bagi kelangsungan hidup kita.


SUMBER : naturaltipsbody.blogspot.com/2014/11/7-keajaiban-musik-bagi-kehidupan-manusia.html?m=1

0 comments:

Posting Komentar